Saya tak habis pikir saat pertama kali mendengar perihal "pemberian gelar HC kepada SBY oleh ITB". Kok bisa-bisanya hal ini terjadi? Memang apa gerangan sehingga pak SBY kita ini bisa mendapatkan gelar doktor kehormatan macam itu? Apakah SBY pantas untuk mendapat kan gelar HC TSB? Dan kok bisa-bisanya yang memberikan secara cuma-cuma adalah ITB?
Pemberian Gelar HC tersebut pada awalnya direncanakan pada bulan Maret bertepatan dengan berlangsungnya acara Dies Emas ITB (50th) yang diadakan di ITB (akhirnya beliau minta diundur hingga sehabis masa pemilu presiden). Jadi bapak Rektor ITB membuat sebuah Tim yang bertugas untuk memantau nama-nama yang potensial untuk menerima gelar HC dilihat dari pencapaian yang diraihnya. Dari nama-nama tsb ada nama bapak SBY, kemudian rencana pemberian gelar HC kepada SBY di"sah"kan oleh 33 anggota senat pada saat sidang pleno senat akademik.
"Salah satu alasan pemberian gelar itu karena beliau ini menunjukkan adanya hardwork, clean government, cermat, dan menghasilkan improvement di dalam membangun industri teknologi di Indonesia." sebut pak Rektor ITB.
ok, begitulah cerita awalnya. Rencana ini tentu menuai banyak kritik dan protes dari luar, terutama dari alumni ITB sendiri. Apakah anda sepakat dengan pemberian gelar tsb?
mari kita melirik ke mereka yang merupakan penerima gelar HC sebelumnya, disebutkan ada 4 orang yaitu :
- Soekarno -> mantan presiden
- Ho Chi Minh -> tokoh vietnam
- Sutaryo Sigit -> mantan dirjen pertambangan
- Hartato -> mantan menteri perindustrian